Wali Kota: Korupsi Terjadi karena Ada Niat dan Kesempatan

Salatiga, Kabar Online
Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz mengatakan, korupsi yang terjadi selama ini karena ada dua faktor, yakni adanya niat dan kesempatan. Jika ada niat tetapi tidak ada kesempatan, maka hal itu tidak akan terjadi. Demikian pula sebaliknya, ada kesempatan, tetapi tidak ada niat, maka korupsi tidak akan pernah terjadi.

“Adanya korupsi, karena adanya niat dan kesempatan. Niat dan kesempatan ini harus dikendalikan oleh seluruh penyelenggara, termasuk aparat pengawas, penegak hukum, dan auditor,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Wali Kota saat dirinya membuka ‘Kegiatan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi di Lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan, di Salatiga Senin (14/10).

Dikatakan, para pengaws, penegak hukum, dan auditor harus melakukan tugas dan fungsinya secara maksimal. Demikian pula tim pembangun zona integritas OPD di lingkungan Pemkot Pekalongan, harus berani mengambil peran penting guna mewujudkan Kota Pekalongan bersih dan bebas dari praktik-praktik korupsi.

“Inilah saatnya kita menunjukkan dan memberikan bukti bahwa tim pembangun zona integritas berani mengambil peran penting dan berjalan efektif untuk Kota Pekalongan yang bebas dari praktik-praktik korupsi,” pungkasnya.

Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Cholili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Tegakkan Kepatuhan Bermasker, Pemkot Gencarkan Operasi Masker

Pekalongan, Kabar OnlineGuna mencegah adanya penyusup dalam demo penolakkan Omnibus Law serta menegakkan penggunaan masker, Tim Gabungan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan terus menggencarkan operasi tertib masker di berbagai kawasan, salah satunya di Kawasan Dupan Convention Hall, Selasa (13/10). Dalam operasi tersebut melibatkan jajaran Pemkot Pekalongan dari Satpol PP Kota Pekalongan, Dinhub Kota […]

Balai Latihan Kerja Buka Pelatihan Terakhir di Tahun 2020

Pekalongan, Kabar OnlineUnit Pelaksana Teknis Dinas Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kota Pekalongan membuka pelatihan terakhir tahun 2020 yakni angkatan kerja ke-5 yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp100 juta. “Ada 2 kelas pelatihan yang dibuka dalam pelatihan tersebut yakni Pelatihan Potong Rambut Pria dan Processing (Tata Boga) yang akan berlangsung […]