Galakkan Rehab Rumah Warga, Bupati Pekalongan Gandeng Lesbumi

Pekalongan, Kabar Online
Bupati Pekalongan, Jawa Tengah H Asip Kholbihi mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama peduli kepada warga yang kurang mampu dengan membangun rumah yang tidak layak menjadi layak huni. Kepedulian itu bisa berupa donasi uang tunai, material atau tenaga untuk keperluan realisasi program ‘Ayu Bangun Rumah Sendiri’ (Abangrudi) yang sekarang sedang berjalan.

“Saya mengapresiasi Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Kabupaten Pekalongan yang telah berhasil merehab salah satu rumah warga kurang mampu di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar,” ujarnya.

Dikatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh Lesbumi NU Kabupaten Pekalongan bekerjasama Pemkab Pekalongan dan swadaya masyarakat setempat harus kita dukung sepenuhnya.

“Hari ini kita kembali menyerahkan kunci untuk pembangunan rumah yang sesuai program Pemkab Pekalongan melalui program ‘Abangrudi’. Dan kali ini kita membangun rumah untuk Saudara Sumito yang berada di Desa Limbangan Kecamatan Karanganyar,” ujar Bupati Rabu (6/11) sore..

Lebih lanjut Bupati mengatakan, program Abangrudi melebihi program Rrumah Tidak Layah Huni (RTLH). “Inilah yang saya sebut kita berbagi bersama berat sama dipikul ringan sama dijinjing yakni bergotong-royong dalam kebaikan bagi sesama. Insya Allah dengan cara seperti itu, pemerataan pembangunan di Kabupaten Pekalongan bisa semakin cepat,” terang Bupati.

“Membangun bukan saja otorisasi pemerintah, akan tetapi siapapun yang memiliki kesempatan dapat berpartisipasi karena ujung dari manfaat membangun adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Dijelaskan Bupati, sesuai data di Kabupaten Pekalongan jumlah rumah tidak layak huni itu jumlahnya masih banyak yaitu sekitar 14.000. Akan tetapi dengan ikhtiar kita bersama-sama seperti dengan program Abangrudi dan program yang sistematis dari Pemerintah, Bupati yakin permasalahan itu akan selesai.

“Saya mengajak kepada saudara-saudara para lembaga-lembaga donasi maupun perorangan mari bergabung dengan Lesbumi PCNU Kabupaten Pekalongan melalui program Abangrudi untuk bisa menyelesaikan rumah-rumah warga Kabupaten Pekalongan,” tutur Bupati.

Bupati mengungkapkan, untuk program Abangrudi ini yang sudah masuk daftar sudah banyak sekali dan dalam waktu dekat akan kita bangun di wilayah Kecamatan Kesesi.

“Semua ini akan bisa terlaksana karena semangat bergotong-royong dalam kebaikan untuk sesama yang menjadi prinsip kita. Selain itu juga dalam rangka menghidupkan kembali budaya gotong-royong yang merupakan budaya adiluhung bangsa Indonesia. Karena kalau bukan kita yang melaksanakan, terus siapa lagi,” tandas Bupati.

Sumito (31) merasa bersyukur sekali dan berterima kasih khususnya kepada Bupati Pekalongan dan Lesbumi PCNU Kabupaten Pekalongan. “Kami bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Pekalongan Bapak Asip Kholbihi dan Lesbumi PCNU Kabupaten Pekalongan yang telah membangunkan rumah saya dan keluarga,” kata Sumito.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Ajakan Kerja Bakti Wali Kota Direspons Warga

Pekalongan, Kabar OnlineDalam berbagai kesempatan, baik dalam forum resmi maupun kemasyarakatan, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz menekankan pentingnya semangat bergotong royong dalam menata lingkungan. Termasuk kerja bakti bersama membersihkan lingkungan. “Saya sangat prihatin, semangat bergotong royong warga Pekalongan mulai luntur. Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh warga di lingkungan RT dan RW untuk […]

Satu Lagi Program Wali Kota Aplikasi ‘Yuk Ngantri’ Diluncurkan

Pekalongan Selatan, Kabar OnlineWali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz beserta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya. Salah satu program terbarunya yakni layanan aplikasi ‘Yuk Ngantri’ diresmikan penggunaannya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pekalongan Selatan Jalan HOS Cokroaminoto No 347, Kuripan Kertoharjo, Pekalongan Selatan, Jumat (24/1). […]