7 Bulan Khidmah, LAZISNU Kota Pekalongan Himpun Dana Hingga 23 Miliar

Pekalongan, NU Online
Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Indaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Pekalongan, Jawa Tengah sejak dikukuhkan 7 bukan lalu telah berhasil menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp23.366.781.850.

Penghimupunan dana melalui, zakat, infaq, dan sedekah dilakukan melalui program rutin yakni berupa kotak infaq dan insidental berupa zakat fitrah, zakat mal, dan hewan kurban.

Ketua PC LAZISNU Kota Pekalongan Abdul Basir kepada Kabar Online, Senin (11/11) mengatakan, dirinya bersama timnya telah merancang berbagai program penghimpunan dan penyaluran dan melalui santunan, beasiswa, modal bergulir, hingga pendidikan bagi pedagang kecil.

“Kepercayaan yang sangat besar dari masyarakat tidak saja dari kaum nahdliyin, akan tetapi dari kelompok pengusaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya.

Dijelaskan, dana yang dihimpun melalui dua kelompok yakni zakat dan infaq dengan masing-masing memiliki tersendiri yang tersebar di 9 rekening bank maupun BMT yang ada di Kota Pekalongan. “Untuk membedakan mana dana untuk zakat dan mana untuk infaq, kami bedakan rekeningnya, sehingga kami mudah untuk penyalurannya,” jelasnya.

Disampaikan, LAZISNU Kota Pekalongan selama 7 bulan pengabdiannya, telah memperoleh dana melalui zakat, infaq umum, koin NU, infaq warung, infaq kris hijau, CSR, dan sedekah.

“Sedangkan jalur lain yakni melalui zakat fitrah, zakat mal, hewan kurban, dan santunan muharam. Untuk rekening juga kita pisahkan untuk zakat maupun infaq sehingga tidak perlu kawatir akan tercampur dalam satu rekening,” paparnya.

Basir juga menyampaikan, aktivitas LAZISNU terbaru yakni penyerahan dana santunan dari PP LAZISNU sebesar Rp10 juta dan dari PC LAZISNU Rp1 juta kepada Azkal Fikri santri Tegalrejo Magelang asal Kota Pekalongan yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Alhamdulillah LAZISNU bisa membantu Fikri, juga dari Wali Kota Pekalongan bantuan tunai sebesar Rp6 juta. Selain itu Pemerintah Kota Pekalongan akan melakukan rehab rumah, bantuan modal usaha dan pengobatan bagi keluarga yang sakit dan mengantar Fikri kembali ke pondok API Tegalrejo Magelang asuhan Gus Yusuf tanggal 18 November mendatang oleh Pemkot dan LAZISNU Kota Pekalongan,” pungkasnya.

Ketua Tim Monitoring Zakat Kmenag Kota Pekalongan Thohirun mengaku salut atas prestasi yang ditorehkan LAZISNU Kota Pekalongan di tahun 2019. Dirinya yakin dengan manajemen yang transparan dan pengelolaan dana yang benar, LAZISNU Kota Pekalongan akan berkembang dengan pesat.

“Saya melihat laporan dari hari ke hari semakin bagus, kepercayaan masyarakat juga baik, tinggal ranting-ranting yang belum aktif dapat didorong untuk mengikuti jejak ranting yang sudah aktif untuk lebih bergairah berinfaq di LAZISNU Kota Pekalongan,” ujarnya.

Pewarta: Abdul Muiz
Editor:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Wali Kota Kembali Buka CFD dan Pasar Wisata Mataram

Pekalongan, Kabar OnlineMemasuki era New Normal, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz membuka kembali Hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Kawasan Lapangan Mataram Kota Pekalongan pada Ahad (5/7). Dibukanya kembali kegiatan CFD ini pun disambut antusias masyarakat Kota Pekalongan dengan memanfaatkannya untuk berolahraga dan bersantai ria dengan tetap mematuhi protokol […]

Sarung ‘Nahdliyyin’, Inovasi Terbaru PCNU Pekalongan

Pekalongan, Kabar OnlinePengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan kembali hadirkan sarung baru dengan brand ‘Nahdliyyin’ sejak Maret 2020. Produk baru ini tidak menghentikan produk lama dengan logo NU yang dibuat beberapa tahun yang lalu. Ketua PCNU Kota Pekalongan H Muhtarom kepada Kabar Online, Ahad (5/7) mengatakan, sarung baru dengan merek ‘nahdliyyin’ bukan untuk mengganti […]