Wali Kota: Ekonomi Global Pengaruhi Usaha di Kota Pekalongan

Pekalongan, Kabar Online
Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz mengungkapkan, krisis ekonomi global yang terjadi saat ini sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi di Kota Pekalongan. Hal itu disebabkan oleh pertarungan dua negara besar, yakni China dan Amerika.

“Pertarungan dua negara besar ini berpengaruh terhadap kondisi ekonomi di Indonesia, khususnya di Kota Pekalongan,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pekalongan saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Kerja (Raker) Pengurus Koperasi Pemuda Buana (Kopena) di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Pekalongan, Rabu (20/11) kemarin.

Dikatakan, dampak yang paling dahsyat atas perangnya dua negara besar itu ialah kini di Jawa Timur sudah banyak pabrik tutup dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan besar-besaran.

“Ini harus kita sikapi bagaimana memperkuat lembaga usaha khususnya di ujung paling depan terutama kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pekalongan dan peran Kopena sesungguhnya ada di situ,” ungkapnya.

Dijelaskan, meski secara makro Kota Pekalongan tidak terdampak atas kondisi itu, apalagi sebagai kota enterprenaur yang memperngaruhi semangat para pengusaha untuk tetap eksis yang selalu berhasil keluar dari himpitan masalah ekonomi.

“Ada seribu satu jurus bagi orang Pekalongan untuk bisa tetap eksis,” tegasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada kelompok pengelola lembaga keuangan mikro untuk lebih peduli kepada UMKM yang sudah terbukti mampu bertahan di tengah badai ekonomi. Maka kehadiran lembaga mikro seperti Kopena, Bahtera, Minna Lana, KSPPS SMNU, dan lainnya harus tetap disupoort dan didukung.

“Meski demikian, kita harus tetap hati-hati dan waspada, kalau pondasi ekonomi kita tidak kuat, maka para pengusaha di Kota Pekalongan yang mayoritas di bidang perbatikan akan gulung tikar,” pungkasnya.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Wali Kota Kembali Buka CFD dan Pasar Wisata Mataram

Pekalongan, Kabar OnlineMemasuki era New Normal, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz membuka kembali Hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Kawasan Lapangan Mataram Kota Pekalongan pada Ahad (5/7). Dibukanya kembali kegiatan CFD ini pun disambut antusias masyarakat Kota Pekalongan dengan memanfaatkannya untuk berolahraga dan bersantai ria dengan tetap mematuhi protokol […]

Sarung ‘Nahdliyyin’, Inovasi Terbaru PCNU Pekalongan

Pekalongan, Kabar OnlinePengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan kembali hadirkan sarung baru dengan brand ‘Nahdliyyin’ sejak Maret 2020. Produk baru ini tidak menghentikan produk lama dengan logo NU yang dibuat beberapa tahun yang lalu. Ketua PCNU Kota Pekalongan H Muhtarom kepada Kabar Online, Ahad (5/7) mengatakan, sarung baru dengan merek ‘nahdliyyin’ bukan untuk mengganti […]