Habib Luthfi Minta Kirab Merah Putih Tidak Sekadar Seremonial

Pekalongan, Kabar Online
Rais ‘Aam Idarah Aliyah Jam’iyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Luthfi bin Yahya mengajak kepada semua pihak untuk meneladani pejuang-pejuang yang merebut dan mempertahankan NKRI di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.

“Kirab merah putih ini tidak sekadar seremonial jalan kaki membawa bendera merah putih berjalan dari Warungasem ke Pekalongan. Akan tetapi lebih dari itu untuk memberikan semangat kepada generasi muda agar bisa menghargai jasa para pahlawan,” tegasnya.

Hal itu disampaikan Habib Luthfi sesaat sebelum melepas rombongan kirab merah putih yang diikuti TNI, Polri, Banser, dan Corp Barikade Pembangunan (CBP) IPNU di Komplek Makam KH Tholabuddin di Masin, Warungasem, Batang, Jumat (29/11).

Disampaikan, kirab merah putih selain untuk menyemarakkan peringatan maulidrrasul 1441 Hijriyah, juga untuk menguak kembali sejarah perjuangan para pahlawan sekaligus membekali generasi muda ke depan mampu membawa sejarah ini atau tidak dan mampu mebawa cita-cita sejarah ini atau tidak.

“Karena di pundak generasi muda lah yang mampu membawa sejarah ke depan masih utuh atau tidak negeri yang kami cintai ini,” tegasnya.

Dijelaskan, tanpa mau mengenal sejarah-sejarah yang ada di Indonesia, dirinya meragukan nasionalisme akan kuat. Akan tetapi apabila sejarah itu kuat, maka nasoinalisme akan semakin kokoh dan NKRI akan semakin kuat dan jaya.

“Mengapa kirab merah putih ini saya minta dimulai dari Masin Warungasem? Ya agar sejarah perjuangan para pendahulu kita merebut dan mempertahankan bumi pertiwi di Pekalongan dan Batang tidak musnah. Oleh karena itu, saya meminta kepada Bupati Batang, sejarah perjuangan para penduhulu kita bisa dimasukkkan dalam pelajaran di sekolah,” tandasnya.

Habib Luthfi berkeyakinan bahwa dengan memasukkan pelajaran ke sekolah akan menambah generasi muda mencintai NKRI. Apalagi saat terjadi class kedua yang terjadi di Pekalongan, para pejuang sedang berada di Warungasem untuk menyusun kekuatan melawan Belanda, sehingga Pekalonngan berhasil direbut dan dikuasai kembali ke pangkuan NKRI.

“Yang terjadi sekarang ini sejarah heroik para pejuang hilang dari buku sejarah. Maka saya sangat berharap agar sejarah ini tidak hilang, maka mengungkap sejarah ini melalui pendidikan dapat bisa dilaksanakan.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Batang dan seluruh jajarannya bisa menggelar acara kirab merah putih. Semoga ke depan kirab ini tidak hanya didukung oleh Kanzus Sholawat saja, akan tetapi dukungan masyarakat Warungasem khususnya sangat diperlukan pada kegiatan kirab tahun depan,” pungkasnya.

Kegiatan kirab merah putih tahun ini lebih semarak. Ratusan TNI, Polri, Banser, CBP IPNU Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan membawa Bendera Merah Putih yang dilepas Bupati Batang H Wihaji menyusuri jalan-jalan protokol diiringi mobil Water Canon dan Barracuda dari Brimob Pekalongan dengan finish Pendopo lama Kabupaten Pekalongan Jaan Nusantara 1 dan rombongan diterima Wali Kota Pekalongan HM Saelany Mahfudz.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

NU Sragen: Maju Tidaknya LAZISNU Tergantung Pengurusnya

Pekalongan, Kabar Online Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Sriyanto mengungkapkan, berhasil tidaknya Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) sangat tergantung kegesitan pengurus dalam mengelola LAZISNU. “Jika pengurusnya aktif, maka LAZISNU akan maju dan berkembang pesat. Akan tetapi jika pengurusnya biasa-biasa saja, maka LAZISNU tidak ada bedanya dengan […]

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Serahkan Bantuan kepada Penyandang Cacat

Pekalongan, Kabar Online Peringati Hari Disabilitas Internasional tahun 2019, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Mahfudz mengajak  kaum disabilitas untuk selalu bergembira bersama dan tetap mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada umat manusia. “Kita wajib bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita semua. Hal ini perlu saya sampaikan, agar kita […]