Resmikan Call Center 112, Wali Kota: Untuk Tingkatkan Layanan

Pekalongan, Kabar Online
Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz menyambut positif atas hadirnya pusat layanan pengaduan kegawatdaruratan resmi milik Pemerintah Kota Pekalongan.

Dia menyebut, di mana salah satu maksud dan tujuan dari pelayanan Call Center 112 ini adalah dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat khususnya pada saat masyarakat membutuhkan pengaduan kegawatdaruratan dan harus mendapatkan tindak lanjut sesegera mungkin.

“Harapannya melalui nomor layanan cepat tersebut masyarakat tidak perlu lagi menyimpan satu persatu nomor setiap pelayanan kegawatdaruratan yang disediakan masing-masing seperti BPBD, damkar, rumah sakit, puskesmas, maupun pengaduan lainnya. Cukup menghubungi nomor telepon 112 masyarakat akan langsung terhubung dengan operator yang akan menghubungkan ke setiap konsumen yang terkait,” papar Saelany.

Hal itu disampaikan Wali Kota saat meresmikan Call Center 112 milik Pemkot Pekalongan, Jumat (29/11) di Komplek Setda Kota Pekalongan.

Dijelaskan Saelany bahwa Call Center 112 Kota Pekalongan ini dipusatkan di Gedung Command Center Kantor Setda Kota Pekalongan setiap hari 24 jam penuh. Dengan difungsikannya layanan Call Center 112 sebagai sarana pengaduan masyarakat ini sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Pekalongan untuk mengembangkan teknologi informasi dalam pemerintahan yakni agar pelayanan publik menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Pekalongan Kota dan juga jajaran PT PLN (Persero) UP3 Pekalongan yang telah bekerjasama dalam rangka mendukung difungsikannya layanan Call Center 112, semoga ini menjadi momentum bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” terang Saelany.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Agar Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Integrasikan Data Kemiskinan

Pekalongan, Kabar OnlineData kemiskinan yang tidak sinkron antara pemerintah daerah dan pusat, antara Dinsos P2KB dan OPD terkait menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran. “Pemkot ingin mengakhiri kondisi tersebut dengan pembaruan data calon penerima manfaat Jaring Pengaman Sosial (JPS), terutama kelompok di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahap III yang masih berproses,” ujar Wali Kota […]

Tahun ini Habib Luthfi Serahkan Zakat Fitrah 230 Ton Beras

Pekalongan, Kabar OnlineTokoh ulama Pekalongan yang juga Rais Aam Idarah Aliyah Jam’iyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Luthfi bin Yahya tahun 1441 Hijriyah mengeluarkan zakat fitrah beras sebanyak 230 ton. Jumlah ini lebih banyak 40 ton dibanding tahun 2019, yakni 190 ton. “Saya berzakat ini semata-mata untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah pandemi Covid-19. […]