Dinhub Ajak Masyarakat Kenali Aturan Buat Polisi Tidur

Pekalongan, Kabar Online
Adanya speed bump atau dikenal dengan polisi tidur mampu mengurangi laju kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Polisi tidur atau marka kejut adalah sebutan untuk marka jalan yang ditinggikan dan dibuat melintang di jalan yang memiliki peran untuk memperlambat dan mengendalikan laju kendaraan serta menjaga keamanan dalam berlalu lintas.

“Namun, tidak sedikit pula polisi tidur yang dibangun sembarangan dan mengabaikan kaidah atau aturan yang telah ditetapkan,” ujr Kasi Bina Lalin Dinhub Kota Pekalongan, Endang Kostaman.

Menurutnya, sesuai dengan Permenhub No 82 tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, pembuatan speed bumb harus melalui analisis lalu lintas.

“Adanya speed bump di sebuah jalan tidak serta merta dipasang namun harus memenuhi kriteria kecepatan di sana, ada kecepatan 40, 20, dan sebagainya. Selain itu, derajat kemiringannya 30 derajat sampai 45 derajat, dan sebagainya,” ungkapnya Kamis (9/1).

“Lebar polisi tidur juga tak boleh melebihi 20 cm serta harus diberi tanda dengan warna kuning/putih/hitam. Hitam itu katakanlah alat pengendali dari aspal. Penanda warna tersebut masing-masing ada ketentuan lebarnya,” imbuhnya.

Disampaikan, jangan sampai karena kepentingan yang mereka pantau di sana membangun polisi tidur malah akan menghambat akses atau mobilitas keluar masuk warganya.

“Pembuatan polisi tidur ini sebetulnya harus ajukan permohonan, dan nanti kami analisis di sana, apakah akan mengganggu akses jika dibuat atau dibangun alat pengendali di sana,” jelasnya.

Dia menyarankan untuk mengajukan permohonan agar paham teknis pemasangan, pembuatannya (derajat kemiringan dan lebar), serta kriteria penanda warna bergantung jalan permukiman, jalan kolektor, atau jalan lingkungan,” jelas Endang.

Endang mengimbau kepada masyarakat yang akan membangun polisi tidur untuk mengajukan permohonan terlebih dahulu. “Jika ingin membuat polisi tidur berkonsultasi terlebih dahulu, dan tetap mementingkan keselamatan bersama,” pungkasnya.

Kontributor: Abimanyu
Editor: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Ajakan Kerja Bakti Wali Kota Direspons Warga

Pekalongan, Kabar OnlineDalam berbagai kesempatan, baik dalam forum resmi maupun kemasyarakatan, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz menekankan pentingnya semangat bergotong royong dalam menata lingkungan. Termasuk kerja bakti bersama membersihkan lingkungan. “Saya sangat prihatin, semangat bergotong royong warga Pekalongan mulai luntur. Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh warga di lingkungan RT dan RW untuk […]

Satu Lagi Program Wali Kota Aplikasi ‘Yuk Ngantri’ Diluncurkan

Pekalongan Selatan, Kabar OnlineWali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz beserta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya. Salah satu program terbarunya yakni layanan aplikasi ‘Yuk Ngantri’ diresmikan penggunaannya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pekalongan Selatan Jalan HOS Cokroaminoto No 347, Kuripan Kertoharjo, Pekalongan Selatan, Jumat (24/1). […]