PCNU Kota Pekalongan Salurkan Donasi dari Australia ke Warga Terdampak Rob

Pekalongan, Kabar Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan, Jawa Tengah terus bergerak menyambangi warga terdampak rob di kawasan Kecamatan Pekalongan Utara dengan menyalurkan berbagai bantuan yang diterima dari nahdliyin termasuk dari Australia.

“Hari ini, relawan NU Kota Pekalongan Peduli menyalurkan berbagai bantuan yang telah diterimanya berupa beras, obat-obatan, dan makanan ringan kepada masyarakat terdampak rob di tiga titik,” ujar Ketua PCNU Kota Pekalongan H Muhtarom kepada Kabar Online Jumat (12/6).

Dikatakan, bantuan yang disalurkan terutama obat-obatan seperti salep gatal yang sangat dibutuhkan warga setelah seminggu kampungnya tergenang air rob.

“Air yang berwarna hitam pekat yang bersumber dari limbah rumah tangga bercampur dengan air laut merupakan sumber penyakit terutama gatal-gatal. PCNU bekerjasama dengan Rabithah Alawiyah menyambangi warga untuk menyerahkan bantuan,” ungkapnya.

Disampaikan, bantuan lain yang hingga kini terus diberikan kepada warga berupa makanan siap saji berupa nasi bungkus masih terus berjalan. Hal ini tetap dilakukan ratusan rumah masih cukup tinggi genangan airnya masuk hingga ke rumah-rumah warga.

“Warga sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama masak, cuci, dan mandi. Maka bantuan makanan siap saji terus dilakukan tidak kurang dari 1500 nasi bungkus dikirim kepada warga,” ucapnya.

Ketua Satgas NU Kota Pekalongan Agus Rofiqi menjelaskan, ada tiga tempat yang mendapat bantuan dari PCNU Kota Pekalongan, yakni Kelurahan Degayu, Krapyak dan Panjang Wetan.

“Semuanya ada di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara. Karena di wilayah ini yang paling parah tergenang rob air laut,” jelasnya.

Disampaikan, Posko NU Kota Pekalongan telah menerima berbagai bantuan dari masyarakat yang peduli dengan kondisi rob di Kota Pekalongan. Selain dari nahdliyin di Kota Pekalongan, pihaknya juga telah menerima bantuan dari Pekalongan Peduli Sosial Ekonomi (P2SE), NU Temanggung, NU Kulon Progo, dan nahdliyin di Australia.

“Alhamdulillah, berbagai bantuan telah disalurkan ke pos-pos yang dibentuk oleh warga terdampak rob, termasuk dapur umum NU di Gedung Aswaja, Jalan Sriwijaya 2 Kota Pekalongan,” terangnya.

Posko NU Kota Pekalongan peduli lanjutnya, merupakan Posko yang telah dibentuk pada awal Maret yang berkaitan dengan Covid-19. “Posko ini terus bergerak membantu kepada masyarakat dan hingga kini belum ditutup,” ucapnya.

Dijelaskan Agus, mulai pekan depan Posko akan bergerak ke pesantren-pesantren untuk melakukan penyemprotan ulang disinfektan menyongsong diberlakukannya new normal di lingkungan pesantren.

“Sudah kami persiapkan tenaga dan sarananya untuk keliling ke pesantren-pesantren yang bernaung di bawah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU),” pungkasnya.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Ini Pedoman Hajatan Era New Normal di Kota Pekalongan

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan mengeluarkan Surat Edaran Walikota Pekalongan Nomor 443.1/041 tentang Pedoman Penyelenggaraan Hajatan pada Tatanan Normal Baru Covid-19 di Kota Pekalongan. “Dalam rangka pencegahan, pengendalian, dan percepatan penanganan Covid-19 masyarakat yang ingin menyelenggarakan hajatan harus memenuhi ketentuan yang diterapkan,” ujar Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz, Senin (29/6). Dikatakan, untuk pelaksanaan akad […]

Monitoring New Normal Tempat Ibadah, Ini Skema Pemkot Pekalongan

Pekalongan, Kabar OnlineMasa pemberlakuan fase new normal atau adaptasi kebiasaan baru di Kota Pekalongan yang mulai diterapkan sejak Senin (8/6) lalu, membuat sejumlah tempat ibadah dibuka kembali, tak terkecuali gereja atau tempat ibadah untuk umat kristiani dan katolik. “Ini ketika Kota Pekalongan sudah dimulai New Normal, tempat peribadahan kita buka. Kami Pemerintah Kota Pekalongan beserta […]