Wali Kota: Sidak New Normal untuk Cek Kedisiplinan ASN

Pekalongan, Kabar Online
Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat dan menggali sejauh mana kedisiplinan para ASN dan penerapan protokol kesehatan di tiap kantor.

“Saya ingin melihat sejauh mana mereka melaksanakann aktivitas di kantor sekaligus melihat kedisiplinan ASN karena selama ini di kantor-kantor Pemerintah Kota Peklaongan tidak menggunakan fingerprint tetapi presensi manual,” terangnya.

Hal itu disampaikan Wali Kota di sela-sela kunjungan ke beberapa kantor yakni

memonitoring Dindukcapil, Dinperinaker, dan Dindagkop-UKM. Sedangkan rombongan Wakil Walikota Afzan memonitoring di BKPPD, Dinperkim, dan DPMPTSP pada Senin (22/6) kemarin.

Dijelaskan, hasil dari sidak ini dirinya melihat masih ada yang belum disiplin untuk mengisi presensi manual. Beberapa OPD memang perlu pembinaan agar kedisiplinan pegawainya dapat ditingkatkan.

“Untuk melihat kedisiplinan ASN pertama yang bisa kita lakukan ya melihat presensinya. Mari lebih disiplin dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Pekalongan,” ajak Saelany.

Terkait dengan protokol kesehatan, menurut Saelany setiap OPD sudah berusaha memenuhi. Para ASN juga tertib mengenakan masker. “Mudah-mudahan ini terus dipertahankan, protokol kesehatan bisa terus diterapkan,” pungkas Saelany.

Kontributor: Abimanyu
Editor: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Cegah Covid-19, Wali Kota Resmikan Kampung Tangguh

Pekalongan, Kabar OnlineKampung Tangguh Nusantara Candi di Jalan Permata RW IX Kelurahan Podosugih dan RW 7 dan 12 Binagriya Blok A, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan telah diresmikan oleh Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz bersama Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Andrian Suez, Selasa (23/6). Dua kampung ini merupakan kampung yang dibangun dengan […]

Pemkot Kucurkan 3.3 Miliar untuk Penanganan Tanggap Darurat

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan telah mengucurkan anggaran dana sebesar Rp3,3 Miliar untuk penanganan tanggap darurat bencana banjir rob di Kota Pekalongan. “Dana tersebut berasal dari belanja tidak terduga (BTT) yang difokuskan lebih banyak pada upaya-upaya penanganan darurat bencana secara lebih optimal,” ujar Sektetaris Daerah Kota Pekalongan Sri Ruminingsih usai meninjau persiapan Posko Terpadu Penanganan […]