Cegah Covid-19, Wali Kota Resmikan Kampung Tangguh

Pekalongan, Kabar Online
Kampung Tangguh Nusantara Candi di Jalan Permata RW IX Kelurahan Podosugih dan RW 7 dan 12 Binagriya Blok A, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan telah diresmikan oleh Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Machfudz bersama Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Andrian Suez, Selasa (23/6).

Dua kampung ini merupakan kampung yang dibangun dengan dilengkapi fasilitas yang dipersiapkan untuk mendukung antisipasi dan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pencanangan kampung tangguh ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Pekalongan dan pemotongan pita oleh Kapolres Pekalongan Kota yang kemudian dilanjutkan keliling di kampung tangguh nusantara untuk memantau tempat dan fasilitas apa saja yang ada di kampung tersebut.

Adapun fasilitas yang ada di antaranya rumah isolasi di bawah pengawasan dokter dan tenaga kesehatan, dapur umum, tempat budidaya tanaman dan ikan, dan sebagainya.

Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz mengungkapkan, sesuai dengan namanya keberadaan kampung tangguh ini harus benar-benar tangguh untuk menjadi pelopor bagi masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Di kampung Tangguh ini tidak sembarang orang dapat masuk, protokol kesehatan diterapkan di sini,” tutur Saelany.

Menurutnya, Kampung Tangguh haruslah tangguh secara ekonomi, sosial, dan keamanannya. Fasilitas pendukungnya juga harus dilengkapi seperti rumah isolasi, dapur umum, dan sebagainya.

“Kampung tangguh Nusantara Candi ini merupakan progam dari Kapolri, di Kota Pekalongan ada 3 kampung tangguh yang diresmikan yakni di Kelurahan Sokoduwet, Kelurahan Podosugih, dan Kelurahan Medono,” tuturnya.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Andrian Suez menjelaskan bahwa pihaknya mengimplementasikan Program Polri untuk pembentukan Kampung Tangguh Nusantara.

“Karakteristik setiap kampung berbeda, kemarin di Kelurahan Sokoduwet yang notabene sawah, kali ini di kawasan perumahan. Yang ditekankan adalah new normal, bagaimana kegiatan berjalan normal namun tetap mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Disampaikan, di Kampung Tangguh ini protokol kesehatan yang diterapkan dimulai dari mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga akses keluar masuk masyarakat yang masuk ke kawasan ini akan dilihat dan didata.

“Fasilitas di sini cukup lengkap untuk kesehatan, ruang isolasi, ketahanan pangan. Semoga langkah ini dapat meminimalkan penyebaran Covid 19 di Kota Pekalongan,” pungkasnya.

Kontributor: Abimanyu
Editor: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Wali Kota: Sidak New Normal untuk Cek Kedisiplinan ASN

Pekalongan, Kabar OnlineWali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat dan menggali sejauh mana kedisiplinan para ASN dan penerapan protokol kesehatan di tiap kantor. “Saya ingin melihat sejauh mana mereka melaksanakann aktivitas di kantor sekaligus melihat kedisiplinan ASN karena selama ini di kantor-kantor Pemerintah Kota Peklaongan tidak menggunakan fingerprint tetapi presensi […]

Pemkot Kucurkan 3.3 Miliar untuk Penanganan Tanggap Darurat

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan telah mengucurkan anggaran dana sebesar Rp3,3 Miliar untuk penanganan tanggap darurat bencana banjir rob di Kota Pekalongan. “Dana tersebut berasal dari belanja tidak terduga (BTT) yang difokuskan lebih banyak pada upaya-upaya penanganan darurat bencana secara lebih optimal,” ujar Sektetaris Daerah Kota Pekalongan Sri Ruminingsih usai meninjau persiapan Posko Terpadu Penanganan […]