Wali Kota Cek Penyaluran Bantuan Susulan ke Beberapa Kelurahan

Pekalongan, Kabar Online
Wali Kota Pekalongan HM Saelany Mahfudz didampingi Plt Kepala Dinsos P2KB dan Asisten 1 Setda Kota Pekalongan meninjau penyaluran bantuan susulan ke beberapa kelurahan pada Senin (29/6).

“Ini untuk memastikan bahwa bantuan susulan kepada warga terdampak Covid-19 diterima langsung kepada yang berhak, sehingga janji Pemkot pada tanggal akhir Juni 2020 seluruh warga yang terdampak dipastikan sudah menerima,” ujarnya kepada Kabar Online di Kantor Kelurahan Tirto.

Disampaikan Saelany, bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu untuk hampir 14 ribu KK bisa sedikit menolong di tengah kondisi pandemi ini. “Harapannya masyarakat Kota Pekalongan merasa gembira ria sehingga imun mereka semakin meningkat dan tidak terkena penyakit,” ungkapnya.

Dikatakan, penyaluran bantuan susulan yang diberikan kepada warga Kota Pekalongan merupakan data usulan yang dikirim ke Dinsos P2KB dan diverifikasi ulang apakah yang bersangkutan berhak menerima atau tidak.

Alhamdulillah semua data yang telah diverifikasi berhak menerima bantuan. Namun demikian, saya berpesan kepada semua warga Kota Pekalongan, meski saat ini diberlakukan kenormalan baru, warga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan, yakni selalu cuci tangan, jaga jarak, dan gunakan masker saat keluar rumah,” tegasnya.

Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz saat berkunjung ke Kelurahan Tirto melihat proses penyaluran bantuan terdampak Covid-19 (Foto: Abdul Muiz)

Plt Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan Budiyanto mengatakan, ada 4 kelurahan yang dikunjungi Wali Kota, yakni Kelurahan Tirto, Kuripan Yosorejo, Setono, dan Bandengan.

“Semua lini yang membutuhkan bantuan akhirnya sudah dapat. Untuk data KK baru yang mendapat bantuan ini kami sesuai dengan mekanisme, bersumber dari RT diserahkan ke kelurahan kemudian ke Dinsos-P2KB, lalu kami validasi lagi, apakah yang bersangkutan sudah dapat atau benar-benar mampu,” terang Budiyanto.

Dikatakan, Pemerintah Kota Pekalongan telah mengolah data penerima bantuan di Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dari Provinsi Jawa Tengah, dan Kota Pekalongan agar tak tumpang tindih.

“Awalnya kisaran 7.010 KK yang mengembalikan, kemudian data diolah kembali dan yang mengembalikan bertambah. Alhasil hampir 14 ribu KK di Kota Pekalongan dengan sadar mengembalikan bantuan JPS Covid-19,” jelasnya.

Dijelaskan, dari 99 ribu KK di Kota Pekalongan, sebanyak 81 ribu KK mendapat bantuan dari pemerintah pusat atau provinsi atau Kota Pekalongan. Sehingga 82% penduduk Kota Pekalongan menerima bantuan. 18% sisanya yakni ASN, pensiunan TNI, Polri, pegawai BUMN, dan BUMD serta masyarakat mampu tidak mendapat bantuan.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

DPRD Tetapkan Aaf-Salahudin Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

Pekalongan, Kabar OnlineKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan telah resmi menetapkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, HA Afzan Arslan Djunaid–H Salahudin sebagai pemenang dalam ajang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan Tahun 2020. Menindaklanjuti surat penetapan KPU tersebut, DPRD Kota Pekalongan langsung menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengumuman Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota […]

Dinhub Kota Pekalongan Miliki Bus Sekolah

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perhubungan (Dinhub) akhirnya memiliki satu unit bus sekolah atas penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI karena dinilai mampu menata transportasi publik dengan baik. “Bus sekolah ini nantinya akan dioperasikan usai pandemi dan setelah sistem yang direncanakan siap,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kota Pekalongan Slamet […]