Wali Kota Dukung Dinkominfo Gelar Pembelajaran lewat TV Batik dan RKB

Pekalongan, Kabar Online
Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz mendukung penuh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) atas diadakannya pelatihan pembuatan video konten pembelajaran untuk program TV dan radio.

“Ini sebagai langkah memberikan peningkatan kemampuan dan keterampilan para guru di Kota Pekalongan dalam menyiapkan sarana pembelajaran yang edukatif kepada siswa,” ujarnya.

Dikatakan, kegiatan atas kerjasama antara Dinkominfo dan Dindik serta PGRI Kota Pekalongan dalam menghadapi proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui dalam jaringan (daring) di bidang pendidikan.

“Selama ini yang kita tahu masih ada beberapa kendala di dalamnya seperti mahalnya kebutuhan pembelian kuota internet, tidak semua wali murid dari golongan mampu dan memiliki smartphone, jaringan internet yang belum memadai dan sebagainya,” tutur Saelany, Rabu (26/8).

Menurut Saelany, pelatihan pembuatan video konten pembelajaran yang edukatif dan menarik ini dianggap penting dan merupakan suatu terobosan yang bagus untuk menyediakan layanan pendidikan kepada anak sekolah di tengah masa pandemi Covid-19.

“Saya berharap para guru yang mengikuti pelatihan ini bisa tetap semangat mengikuti sampai selesai dan bisa menularkan kemampuan yang didapat di pelatihan kepada guru-guru lainnya. Sehingga, anak-anak didiknya pun akan semakin interaktif, semangat menerima pembelajaran yang diberikan secara optimal,” tegas Saelany.

Disampaikan Wali Kota, masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini membuat semua pihak harus berfikir kreatif. Salah satunya di sektor dunia pendidikan yang saat ini proses belajar mengajar harus menggunakan cara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan Yos Rosyidi menyebutkan, pelatihan diikuti oleh 120 guru dari tingkat RA/TK, SD/MI, dan SMP/MTs yang ada di Kota Pekalongan dengan rincian pelatihan pembuatan video konten pembelajaran untuk program TV sebanyak 10 orang guru RA/TK, 20 orang guru SD/MI, dan 30 orang guru SMP/Mts, begitupun sebaliknya untuk program pembuatan audio pembelajaran untuk program radio.

“Sebagai bentuk keprihatinan kami di tengah dampak pandemi Covid-19 di sektor pendidikan, maka Dinkominfo memfasilitasi pelatihan pembuatan video konten pembelajaran untuk guru-guru di tingkat TK hingga SMP sederajat,” ucapnya.

Dijelaskan, hasil kreatif mereka yang didapat dari pelatihan nantinya akan dipilih beberapa yang terbaik untuk disiarkan secara live di LPPL Batik TV juga Radio Kota Batik Pekalongan,” jelas Yos.

Kontribuor: Abimanyu
Editor: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Pemkot Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Umum

Pekalongan, Kabar Online Para pekerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan tengah mengecat Jembatan Gambaran di Jalan Manggis untuk mempercantik tampilan Kota Pekalongan sekaligus melakukan perawatan jembatan dengan penggantian beberapa lampu penerangan jalan di jembatan. Jembatan merupakan fasilitas umum yang harus dirawat dan dijaga, oleh karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan […]

Wali Kota: Tanah Wakaf dan Aset Keagamaan Penting Disertifikasi

Pekalongan, Kabar OnlineWali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz mengatakan, tanah wakaf dan aset-aset keagamaan sangat penting untuk disertifikasi. Tujuannya agar tanah wakaf dan aset keagamaan terlindungi dengan sertifikat sehingga tidak akan hilang dan dijual. “Karena itu, masyarakat diminta proaktif untuk menyertifikasi tanah wakaf dan aset keagamaan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujarnya. Hal ini ditekankan […]