Kemampuan Guru Sampaikan Materi dalam PJJ Live TV dan Radio Diapresiasi Wali Kota

Pekalongan, Kabar Online

Usai diresmikan secara Wali Kota HM Saelany Mahfudz, Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Live melalui TV dan Radio Lokal rintisan Dinas Kominfo Kota Pekalongan mendapatkan feedback dan respon positif dari Wali Kota.

Menurut Saelany, kemampuan para guru yang mengisi program mengajar melalui TV ini dinilai sangat baik dan sudah dipersiapkan secara matang. Di samping itu, kemampuan guru dalam menyampaikan materi di depan layar TV ini pasti sangat berbeda sensasinya dibandingkan mengajar tatap muka secara langsung dengan peserta didik.

“Para guru yang mengajar di depan TV ini sangat menarik, yang biasanya mereka harus berhadapan langsung dengan murid-muridnya namun karena masih adanya pandemi ini dengan terobosan pembelajaran melalui TV dan radio ini setidaknya bisa menambah ilmu dan pengalaman bagi guru bagaimana mereka mengekspresikan diri seolah-olah sedang mengajar di depan murid-murid,” ucap Saelanny.

Selain itu, program pembelajaran melalui TV dan radio ini bisa menjadi alternatif mengatasi permasalahan PJJ dalam jaringan (daring) yang selama ini masih terdapat beberapa kendala seperti bagi siswa yang tidak memiliki gawai canggih dan tidak mampu membeli kuota.

“Dengan adanya program belajar dari rumah yang disiarkan oleh Batik TV secara live dan on air di Radio Kota Batik di jam-jam tertentu itu membantu meringankan pekerjaan para guru sebagai tenaga pendidik. Mereka juga bisa lebih kreatif menyiapkan konten-konten pembelajaran yang menarik, interaktif dan tidak membosankan,” ungkapnya.

Koordinator sekaligus salah satu peserta guru dalam PJJ Live di Batik TV, Dede Candra Maya mengungkapkan, berbagai persiapan direncanakan secara matang baik persiapan fisik dan mental yang paling utama. Sebab, menurutnya, pada awal latihan belajar menyampaikan materi maupun video pembelajaran yang inovatif di depan TV serta disiarkan secara live terkadang membuat kebanyakan guru grogi.

“Awalnya memang kami sangat tidak terbiasa apalagi harus tampil di depan kamera dan disiarkan secara live, kebingungan menyiapkan materi yang akan dipilih untuk PJJ ini, kesalahan ucap kata maupun ngeblank acapkali terjadi,” ungkapnya.

Dikatakan, kendala pasti ada namun dengan latihan yang intens, pengarahan yang diberikan dan dukungan antar peserta pada akhirnya bisa membuat kami para guru-guru bisa tampil lebih percaya diri dan siap di depan kamera.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

10 Ribu Lebih Pelaku UMKM Pekalongan Sudah Diusulkan Terima Bantuan

Pekalongan, Kabar OnlineSebanyak 10.873 pelaku usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM telah diusulkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (Kemenkop-UKM] RI. Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Bambang Nurdiyatman menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Dinas Perindustrian […]

Dinkominfo Serahkan Sertifikat Pendidikan Jarak Jauh ke 120 Guru

Pekalongan, Kabar OnlineSebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan konten audio video melalui Batik TV dan Radio Kota Batik (RKB) oleh guru di Kota Pekalongan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan menyerahkan 120 sertifikat atau piagam penghargaan PJJ saat Apel Luar Biasa di Halaman Dinkominfo, Senin (14/9). Secara simbolis Kepala Dinkominfo, […]