NU Pekalongan Minta Nahdliyin Lakukan 3 Hal Ini

Pekalongan, Kabar Online
Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan, Jawa Tengah H Kasiman mahmud Desky meminta kepada warga NU untuk dapat melakukan tiga hal, yakni menguatkan ideologi Aswaja di lingkungan keluarga, memperhatikan pendidikan putra putrinya, dan melakukan gerakan ekonomi.

“Jangan sampai di lingkungan keluarga kita memiliki ideologi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Harus satu yakni berideologi ahlussunnah wal jamaah,” tegasnya.

Hal itu disampaikan Kasiman pada acara rutinan ‘Jumat Manisan’ yang dihelat PCNU Kota Pekalongan yang bertempat di Masjid Al-Ikhlas Komplek Jetayu, Jumat (28/8) malam.

Dikatakan, Hingga saat ini di lingkungan nahdliyin masih ditemukan ideologi antara orang tua dengan anaknya berbeda gara-gara sekolah anaknya di sekolah milik ormas sebelah.

“Ini tidak boeh terjadi. Maka yang kedua sekolahkan putra putri kita yang berhaluan ahlussunnah wal jamaah, jika kesulitan juga maka mondok solusinya,” ucapnya.

Disampaikan, untuk memenuhi kebutuhan warga NU di Kota Pekalongan, PCNU secara bertahap menyediakan pendidikan yang berkelas, bermutu, dan berkualitas. Meski diakui untuk mewujudkannya berbiaya mahal.

“Lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif mulai dibenahi sarana dan prasarananya termasuk guru dan para pengelolanya. Bahkan saat ini PCNU Kota Pekalongan telah memiliki sekolah terpadu,” ucapnya.

Hal yang ketiga lanjutnya, yakni memperhatikan ekonomi warga NU dengan bareng-bareng memiliki tanah di tempat-tempat yang strategis. “Saat ini investasi tanah lebih menguntungkan dibanding dengan emas. Oleh karena itu kita harus lakukan itu secepatnya,” pintanya.

Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan H Ahmad Tubagus Surur mengatakan, kegiatan Jumat Manisan yang digelar secara rutin setiap 35 hari sekali selain diisi ngaji kitab ‘Adzkar An-Nawawi’ juga dialog seputar masalah keagamaan dan organisasi.

“Kegiatan rutin selapanan keliling dari ranting ke ranting Alhamdulillah banyak diminati dan dihadiri oleh jajaran pengurus cabang, MWCNU, dan Ranting NU se-Kota Pekalongan,” jelasnya.

Surur berharap, kegiatan rutin PCNU tidak hanya oleh jajaran pengurus saja, akan tetapi warga NU juga bisa ikut hadir. Pasalnya, materi pengajiannya sangat menarik untuk diketahui oleh warga NU yang diampu Rais PCNU Kota Pekalongan KH Zakaria Ansor.

Pewarta: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Masyarakat Pekalongan Harus Jalankan Protokol Kesehatan

Pekalongan, Kabar OnlineMasyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru, terutama pada tempat-tempat umum di mana terjadi banyak interaksi antar manusia. Masyarakat Kota Pekalongan harus dapat beradaptasi di tengah pandemi Covid-19 ini dengan kebiasaan baru yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih taat, yang dilaksanakan oleh seluruh […]

Kawasan Perikanan Technopark Pekalongan Dicanangkan Jadi Kawasan Wisata dan Kuliner

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan terus berupaya bersinergi dengan berbagai elemen dalam penanganan virus Covid-19. Antara lain bergerak bersama masyarakat, serta TNI-Polri menginisiasi sejumlah Kampung Siaga. Salah satunya kembali meresmikan Kawasan Perikanan Technopark Pekalongan sebagai Kampung Wisata dan Kuliner Siaga Candi yang berlokasikan di pesisir pantai Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jumat pekan lalu. Pencanangan […]