Pemkot Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Umum

Pekalongan, Kabar Online

Para pekerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan tengah mengecat Jembatan Gambaran di Jalan Manggis untuk mempercantik tampilan Kota Pekalongan sekaligus melakukan perawatan jembatan dengan penggantian beberapa lampu penerangan jalan di jembatan.

Jembatan merupakan fasilitas umum yang harus dirawat dan dijaga, oleh karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui DPUPR mengajak masyarakat Kota Pekalongan untuk andil menjaga dan merawatnya.

“Perawatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan menjadi tugas pokoknya, tahun ini ada anggaran Rp400 juta untuk menangani jembatan,” terang Kepala Seksi Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Pekalongan Rozak, Senin (21/9).

Disampaikan, di Pemkot Pekalongan ada 103 jembatan yang menjadi tanggung jawab DPUPR. Karena adanya pandemi Covid-19 tahun ini tak ada pembangunan jembatan. “Ini sudah setengah tahun berjalan kami telah melakukan pemeliharaan dan pengecatan 20 jembatan atau kisaran 20%,” paparnya.

Dikatakan, saat ini yang sedang dalam pengerjaan perawatan yakni jembatan Gambaran dalam proses pengecatan, jembatan Slamaran, dan jembatan Seruni masih tahap persiapan pengecatan masing-masing dengan anggaran Rp65 juta menggunakan pemeliharaan rutin jembatan.

“Tujuan pengecatan jembatan adalah untuk mempercantik atau memperindah kota. Tentu hal ini harus didukung oleh masyarakat Kota Pekalongan, memelihara dan menjaga dengan baik fasilitas yang dibangun dengan APBD,” ucapnya.

“Banyak kita temui tulisan atau kata-kata yang tidak baik yang dicoretkan di fasilitas umum. Ayo jangan sampai kita melakukan hal itu, tetap jaga keindahan dan kebersihan fasilitas umum agar Kota Pekalongan semakin indah dan tertata,” sambungnya.

Terkait dengan jalan, Rozak menyampaikan bahwa untuk pembangunan jalan frontage road (jalur lambat) tahap III di exit tol setono, Pemkot mendapatkan anggaran dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp9 milyar tahun 2020.

“Saat ini baru mulai pelaksanaan dengan dilaksanakan pembangunan tahap III, jalur lambat di exit tol Setono dapat selesai sampai ke Simpang Duwet,” pungkasnya.

Kontributor: Abimanyu

Editor: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Padat Karya Antisipasi Banjir Sasar Empat Titik

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan berupaya mengentaskan pengangguran di Kota Pekalongan salah satunya melalui program padat karya yang digalakkan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan. Jelang musim hujan ini padat karya yang melibatkan 276 tenaga ini menyasar empat titik yakni Sungai Bremi di Kelurahan Tirto, normalisasi saluran di Kelurahan Klego, normalisasi saluran di […]

Pemkot Sukses Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-Turut

Pekalongan, Kabar OnlinePrestasi kembali ditorehkan Pemerintah Kota Pekalongan atas apresiasi dan penghargaan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2019 dengan capaian WTP tersebut secara simbolis diserahterimakan melalui Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pekalongan Wahyu […]