Tahun 2021, Kota Pekalongan Targetkan Program Pemberian Bantuan RTLH Tuntas

Pekalongan, Kabar Online
Hingga tahun 2021 mendatang, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) setempat akan menuntaskan Program pemberian bantuan untuk Rumah Tak Layak Huni atau RTLH bagi keluarga miskin.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2026-2021, dari 6.448 RTLH di Kota Pekalongan hingga Bulan November Tahun 2020 ini sudah ada 4.483 unit RTLH yang berhasil dipugar.

Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz mengungkapkan bahwa jumlah RTLH yang ada semakin berkurang. Pengurangan Kawasan kumuh dan RTLH ini sebagai salah satu arah kebijakan Pemerintah Kota Pekalongan dalam rangka pencapaian tujuan pengembangan wilayah Kota Pekalongan.

“Program pemugaran RTLH ini masih akan terus diteruskan pada tahun-tahun mendatang supaya RTLH di Kota Pekalongan bisa tuntas. Meskipun di tengah pandemi ini, dana adanya yang di refocussing, tetapi masih bisa mengakomodir secara bertahap melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) berhasil memugar kembali 135 unit, dan APBD Kota Pekalongan sebanyak 169 unit RTLH yang ada di Kota Pekalongan dan ada juga dari dana pemerintah pusat melalui Kemen-PUPR,” terang Saelany, Selasa (17/11).

Saelany berharap, sisa RTLH sebanyak 1.965 unit ini akan terus dikebut untuk dituntaskan dengan harapan melalui program pugar RTLH ini dapat tepat sasaran dan bisa bermanfaat bagi penerimanya, serta menjadi faktor peningkatan taraf kehidupan bagi warganya.

“Yang pada awal pemerintahan kami RTLH sebanyak 6.448 unit yang sudah kami bantu sudah sekitar 4.483 unit RTLH. Mudah-mudahan di akhir RPJMD tahun 2021 nanti bisa segera berakhir yang belum dipugar bisa segera diselesaikan.

Program pugar RTLH ini diharapkan bisa menjadi salah satu penyemangat warga yang rumahnya mendapatkan dana stimulan untuk perbaikan rumahnya sehingga ke depan mereka bisa meningkat kehidupannya juga,” harap Saelany.

Kepala Dinperkim Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Purwo Susetiyo menyebutkan program bantuan pugar RTLH ini dibiayai melalui sumber dana DAK sebesar Rp17.5 juta per unit, dana APBD Kota Pekalongan sebesar Rp10 juta per unit, dan dana Kemen-PUPR sebesar Rp17,5 juta yang digunakan untuk bantuan pembelian bahan material maupun upah tenaga kerja yang bersifat stimultan.

Menurut Purwo, ada beberapa kriteria yang berhak menerima bantuan program RTLH baik dari aspek keselamatan, kesehatan, kecukupan ruang, dan sebagainya yang kemudian menentukan skala prioritas perbaikan ringan hingga berat.

Kontributor: Abimanyu
Editor: Abdul Muiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

DPRD Tetapkan Aaf-Salahudin Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

Pekalongan, Kabar OnlineKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan telah resmi menetapkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, HA Afzan Arslan Djunaid–H Salahudin sebagai pemenang dalam ajang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan Tahun 2020. Menindaklanjuti surat penetapan KPU tersebut, DPRD Kota Pekalongan langsung menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengumuman Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota […]

Dinhub Kota Pekalongan Miliki Bus Sekolah

Pekalongan, Kabar OnlinePemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perhubungan (Dinhub) akhirnya memiliki satu unit bus sekolah atas penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI karena dinilai mampu menata transportasi publik dengan baik. “Bus sekolah ini nantinya akan dioperasikan usai pandemi dan setelah sistem yang direncanakan siap,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kota Pekalongan Slamet […]